Pengaruh Adopsi Artificial Intelligence dan Tata Kelola Digital Terhadap Kinerja Finansial UMKM Berbasis Model Triangulasi Empiris
18.450kata
48 / 48 (100%)
Stage Checkpoints & Execution State
Stage 4: REVISE
AWAITING APPROVALFULL CHECKPOINTRevised Draft, Response to Reviewers / Dosen matrix
Margin 4-3-3-3 cm, Times New Roman 12pt, Spasi 1.5, Penomoran Bab Romawi & Arab otomatis.
BAB IV: HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
4.1 Deskripsi Data Responden dan Statistik Deskriptif
Penelitian ini mengumpulkan data empiris dari 142 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Jawa Barat dan DKI Jakarta yang telah mengadopsi perangkat lunak otomasi digital. Karakteristik responden menunjukkan bahwa 64,8% bergerak pada sektor kuliner dan ritel, sedangkan 35,2% lainnya merupakan penyedia jasa kreatif dan teknologi (Smith et al., 2023).
| Variabel Independen | Koefisien (B) | Std. Error | t-hitung | Sig. (p-value) | Status |
|---|---|---|---|---|---|
| (Konstanta) | 12.430 | 1.820 | 6.830 | 0.000 | Signifikan |
| Adopsi AI (X1) | 0.412 | 0.084 | 4.905 | 0.000 | Signifikan (p < 0.01) |
| Tata Kelola Digital (X2) | 0.288 | 0.071 | 4.056 | 0.000 | Signifikan (p < 0.01) |
4.2 Pembahasan Uji Hipotesis Pertama (H1)
Berdasarkan hasil kalkulasi statistik pada Tabel 4.1 di atas, nilai t-hitung untuk variabel Adopsi AI sebesar 4,905 dengan tingkat signifikansi 0,000 (lebih kecil dari ambang batas alpha 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa hipotesis pertama (H1) yang menyatakan bahwa adopsi AI berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja finansial UMKM terkonfirmasi secara meyakinkan.